minus Bollinger Bands Sebagai Indikator Pengambilan Keputusan Trading Tuesday, July 8, 2014       Bollinger Band adalah indikator yang wajib dipahami oleh para trader di dunia.  Sebaiknya para trader memahami pergerakan Bollinger ... 5

Bollinger Bands Sebagai Indikator Pengambilan Keputusan Trading

Respons: 0 comments
      Bollinger Band adalah indikator yang wajib dipahami oleh para trader di dunia.  Sebaiknya para trader memahami pergerakan Bollinger Band sebagai dasar pengambilan keputusan transaksi. Besar kemungkinan bagi trader yang memahami Bollinger Band untuk mendapatkan keuntungan yang konsisten karena Bollinger Band merupakan salah satu trend indikator yang lumayan ampuh dalam mengenali trend dan perubahannya.   


Bollinger bands dapat digunakan sebagai indikator yang berfungsi sebagai alat pengukur volatilitas pada pasar. Tingkat Votalitas adalah tingkat keadaan pasar baik sepi atau ramai sehingga jika pasar dalam keadaan sepi maka disebut volatilitas rendah dan begitu pula sebaliknya. Tujuan dari pengukuran volatilitas adalah untuk membangun strategi yang tepat dalam menghadapi pasar forex baik dalam keadaan ramai maupun sepi. Karena indikator ini berkaitan erat dengan tingkat keramaian pasar, maka secara otomatis indikator ini juga berkaitan erat dengan volume. Sehingga agar mendapatkan hasil yang maksimal indikator volume sangat baik di padukan dengan indikator bollinger bands.

Selain berfungsi sebagai alat pengukur volatilitas pada pasar, indikator bollinger bands juga digunakan sebagai support dan resistance dinamis. Karena itulah harga pada grafik yang dihasilkan akan cenderung untuk kembali ke posisi tengah band itu.

Indikator Bollinger Bands


Dibawah merupakan ini cara memahami pergerakan Bollinger Band sebagai berikut :
.          
      Normal
Bollinger band dikatakan stabil jika lebar pita bollinger cenderung sama. Mendatar tapi tidak menyempit, atau miring di bawah 45 derajat.
Pada kondisi ini para trader sebaiknya menggunakan strategy scalping.

2.       Persiapan Break
Bollinger band cenderung menyempit atau mendatar. Kondisi ini kemungkinan disebabkan karena market sepi, atau antara penjual dan pembeli sedang menuggu.
Strategy yang cocok adalah traping atau jebakan.

3.       Break
Terjadi ketika pita bollinger atas dan bawah melebar jauh. Ini dikarenakan transaksi sedang ramai.
Para Trader sebaiknya menggunakan strategy breakout.

4.       Normalisasi Break
Terjadi ketika pita bollinger searah sesuai trend. Kondisi ini untuk menguji keseimbangan sebuah trend.
Dalam kondisi ini sebaiknya jangan masuk ke pasar, lebih baik menunggu.

5.       Penutupan Break
Dalam kondisi ini pita akan menyempit, arah market berlawanan dengan trend.
Sebaiknya para trader tetap menunggu.



Bollinger bands memiliki 3 entry point yaitu entry point untuk melancarkan strategy buy bottom sell top, entry point strategy brakeout, dan entry point strategy koreksi. Maksud dari strategy buy bottom sell top adalah penjualan atau pembelian yang dilakukan ketika berada di ujung trend. Kemudian, entry point strategy brakeout adalah keadaan dimana bands akan mengalami pelebaran yang disertai peningkatan volume akibat grafik yang menembus support atau resistance yang dibentuk oleh bollinger ands itu sendiri dan terakhir, entry point strategy koreksi adalahkeadaan dimana grafik menyentuh atau mendekati garis band yang berada ditengah setelah terjadi trend panjang.

Demikianlah petunjuk singkat dalam memahami penggunaan dari Bollinger band dengan benar dalam trading forex Anda. Semoga bermanfaat bagi Anda.
Description: Bollinger Bands Sebagai Indikator Pengambilan Keputusan Trading Rating: 4.5 Reviewer: minus - ItemReviewed: Bollinger Bands Sebagai Indikator Pengambilan Keputusan Trading

Related Posts On Indikator Forex

No comments:

Post a Comment

Copyright © Jual Sepatu Kickers Original dan Replika Indonesia Online

Kebijakan Privasi - Sanggahan Sponsored By: Minus Group