Trendline adalah salah satu
indikator forex yang dinilai paling sederhana namun mampu memberi efek yang
besar terhadap perdagangan forex seperti peranannya dalam menentukan titik
support dan resistance. Banyak trader yang lebih memilih indikator modifikasi
dibanding dengan built in indicator
seperti trendline. Hal tersebut karena mereka menilai rendah terhadap
fungsi yang disajikan
oleh trendline itu sendiri.
Trendline sendiri memiliki 3 jenis garis trend yaitu
downtrend, uptrend dan sideways. Downtrend adalah garis yang digunakan untuk
melihat apakah down
trend sedagn terjadi,
sebaliknya uptrend berfungsi sebagai acuan untuk melihat apakah uptrend yang sedang terjadi. Dan
yang terakhr, adalah Sideways.
Sideways adalah keadaan market
yang stabil yang mana tidak terjadi trend naik maupun turun tetapi market
seperti terkurung pada suatu high atau low dan masih mencoba untuk menemukan
kekuatan sehingga terjadi break dan muncullah trend baru.
Untuk menggambar uptrend, yang
perlu anda lakukan adalah menarik garis lurus dari kiri ke kanan dimana garis
tersebut menghubungkan antara titik paling terendah dengan rendah titik lainnya
( Support ). Berbeda dengan uptrend, downtrend dapat kita buat dengan cara menghubungkan
titik pada harga tertinggi dengan titik tinggi lainnya yang lebih rendah
dari harga tertinggi ( Resistance).
Cara menggambar diatas sangatlah
sederhana namun memberi banyak efek baik terhadap perdagangan. Dengan menggambar trendline Anda dapat mengetahui
titik support dan resistance, sehingga
dapat menentukan tindakan buy atau sell ketika Anda sedang bertrading.
Demikian ulasan singkat mengenai
indikator trendline. Melihat fungsinya yang begitu penting, tak adil rasanya
jika harus mengabaikannya. Sekian tentang ulasan indikator forex, Trendline.
Semoga dapat memberi banyak manfaat.
Description: Apa itu Trendline ?
Rating: 4.5
Reviewer: minus -
ItemReviewed: Apa itu Trendline ?
