Apa itu Trendline ?

Respons: 3 comments
Trendline adalah salah satu indikator forex yang dinilai paling sederhana namun mampu memberi efek yang besar terhadap perdagangan forex seperti peranannya dalam menentukan titik support dan resistance. Banyak trader yang lebih memilih indikator modifikasi dibanding dengan built in indicator seperti trendline. Hal tersebut karena mereka menilai rendah terhadap fungsi yang disajikan oleh trendline itu sendiri.

Trendline sendiri memiliki 3 jenis garis trend yaitu downtrend, uptrend dan sideways. Downtrend adalah garis yang digunakan untuk melihat apakah down trend sedagn terjadi, sebaliknya uptrend berfungsi sebagai acuan untuk melihat apakah uptrend yang sedang terjadi. Dan yang terakhr, adalah Sideways. Sideways adalah keadaan market yang stabil yang mana tidak terjadi trend naik maupun turun tetapi market seperti terkurung pada suatu high atau low dan masih mencoba untuk menemukan kekuatan sehingga terjadi break dan muncullah trend baru.
Apa itu trendline


Untuk menggambar uptrend, yang perlu anda lakukan adalah menarik garis lurus dari kiri ke kanan dimana garis tersebut menghubungkan antara titik paling terendah dengan rendah titik lainnya ( Support ). Berbeda dengan uptrend, downtrend dapat kita buat dengan cara menghubungkan titik pada harga tertinggi dengan titik tinggi lainnya yang lebih rendah dari harga tertinggi ( Resistance).
Cara menggambar diatas sangatlah sederhana namun memberi banyak efek baik terhadap perdagangan. Dengan menggambar trendline Anda dapat mengetahui titik support dan resistance, sehingga dapat menentukan tindakan buy atau sell ketika Anda sedang bertrading.

Demikian ulasan singkat mengenai indikator trendline. Melihat fungsinya yang begitu penting, tak adil rasanya jika harus mengabaikannya. Sekian tentang ulasan indikator forex, Trendline. Semoga dapat memberi banyak manfaat.
Description: Apa itu Trendline ? Rating: 4.5 Reviewer: minus - ItemReviewed: Apa itu Trendline ?

Indikator Fractal

Respons: 3 comments
Fractal adalah salah satu indikator forex yang digunakan oleh para trader untuk mengidentifikasi puncak dan lembah dari suatu grafik harga yang terbentuk. Puncak grafik harga ditunjukkan dengan panah yang mengarah kebawah atau biasa disebut dengan Sell fractal. Sebaliknya, lembah grafik harga ditunjukkan dengan adanya panah yang mengarah keatas atau biasa disebut dengan istilah Buy fractal. Fractal merupakan indikator yang fungsinya hampir sama dengan ZigZag.

Indikator Fractal


Fractal akan muncul pada suatu grafik harga ketika telah terbemtuk 5 buah bar, yang mana bar yang terbentuk pada bagian tengah akan memiliki pola puncak dan lembah. Dengan adanya fractal, trader dapat lebih mudah dalam hal menggambar garis trend. Garis trend tersebut ditarik dari titik puncak dan titik lembah pada grafik.

Untuk menggunakannya hal yang perlu kita lakukan adalah mengambil posisi yang sesuai dengan arah breakout fractal. Apabila harga terus bergerak hingga melewati fractal naik, berarti posisi yang harus anda ambil adalah Buy. Dan sebaliknya, apabila harga terus bergerak turun hingga melewati fractal turun, maka pisisi yang harus anda ambil adalah jual.

Salah satu jenis fractal yang banyak digunakan oleh para trader adalah fractal start. Fractal ini digunakan untuk menentukan tempat stop loss. Fractal jenis ini merupakan fractal yang selalu disusul oleh fractal lain dengan arah yang berlawanan.


Demikian ulasan singkat mengenai indikator Fractal. Semoga dapat menambah wawasan anda.
Description: Indikator Fractal Rating: 4.5 Reviewer: minus - ItemReviewed: Indikator Fractal

Mengenal Indikator : Alligator

Respons: 2 comments
Alligator merupakan salah satu indikator forex yang digunakan oleh para trader sebagai sumber informasi mengenai keadaan pasar, apakah sedang trending atau sideway. Alligator memiliki banyak kelebihan dibandingkan indikator lain diantaranya adalah mampu membaca momentum pada pasar, dapat menandai trend yang sudah berlalu, mudah digunakan, serta bersifat fleksibel yaitu dapat digunakan pada seluruh jenis pair dan time frame. Meski begitu, alligator juga memiliki beberapa kekurangan yaitu tidak dapat digunakan untuk bertrading pada saat sideway. Indikator Alligator merupakan jenis indikator lagging sehingga perlu untuk dikombinasikan indikator lain saat menggunakannya.

Indikator Alligator


Hakikatnya, Alligator merupakan gabungan dari 3 Moving Average. Masing-masing moving average memiliki warna yang berbeda yaitu biru,  merah dan hijau. Moving Average yang berwarna biru berfungsi sebagai pemberi informasi mengenai kondisi pasar saat ini pada time frame yang juga kita pakai saat ini.

Moving average yang berwarna merah berfungsi sebagai pemberi informasi tentang kondisi pasar pada 1/5 time frame MA biru. Dan yang terakhir, moving average berwarna hijau berfungsi sebagai pusat informasi mengenai kondisi pasar pada 1/5 time frame Moving average merah.

Moving average biru sering disebut sebagai rahang alligator, moving average merah sering disebut sebagai gigi alligator dan moving average hijau sering disebut dengan bibir alligator.

Demikian ulasan seingkat mengenai indikator Alligator, semoga dapat menambah wawasan anda.
Description: Mengenal Indikator : Alligator Rating: 4.5 Reviewer: minus - ItemReviewed: Mengenal Indikator : Alligator

Indikator Price Alert

Respons: 1 comments
Price Alert adalah salah satu indikator forex yang berfungsi sebagai pengamat pergerakan harga pada pair yang dipasangi indicator ini. Indikator ini akan mengeluarkan suara atau mengirim sebuah pesan melalui email ketika ada pergerakan harga ke arah posisi yang sudah kita tentukan sebelumnya. Proses pengiriman pesannya pun dapat diatur, Apakah sebelum menyentuh harga tertentu atau setelah melewati maupun tepat saat menyentuh harga tersebut. Price Alert tersedia dalam MetaTrader 4 atau MetaTrader 5.

Indikator Price Alert

Indikator ini berbentuk garis horizontal. Garis yang yang tampak pada grafik akan menampilkan 3 garis dengan warna hijau, kuning, dan merah. Garis yang berwarna hijau merupakan penanda pengiriman alert saat harga melalui suatu level yang telah kita tentukan. Sebaliknya, garis merah dalam grafik Price Alert berfungsi sebagai penanda pengiriman alert ketika harga melalui level yang telah ditentukan sebelumnya. Kemudian yang terakhir adalah garis berwarna kuning. Garis berwarna kuning yang tergambar dalam grafik berfungsi sebagai penanda pengiriman alert ketika berada pada nilai tertentu.

Price Alert memiliki 4 parameter yaitu Sound when Price Goes Above, Sound When Price Goes Below, Sound When Price Is Exacly, dan Send Email. Sound when Price Goes Above  terjadi ketika harga bergerak naik diatas nilai ini. Default yang digunakaan adalah 0,0. Sound When Price Goes Below terjadi ketika harga bergerak turun dibawah nilai ini. Default yang digunakan aalah 0,0. Sound When Price Is Exacly terjadi ketika harga beradaa pada posisi ini kemudian yang terakhir adalah Send Email yang akan mengirimkan alert melalui surat elektronik.


Demikian ulasan singkat mengenai indoikator Price Alert. Semoga dapat menambah wawasan anda.
Description: Indikator Price Alert Rating: 4.5 Reviewer: minus - ItemReviewed: Indikator Price Alert

Indikator Stochastic

Respons: 2 comments
Stochastic adalah indikator forex yang termasuk dalam Leading Indikator. Indikator forex jenis ini dahulu dikembangkan oleh George C. Lane pada tahun 1950. Indikator Stochastic berguna untuk menginformasikan current price secara relatif terhadap range transaksi yang ada pada periode tertentu. Apabila harga ditutup selalu berada pada puncak, berarti keadaan yang sedang terjadi adalah “Buying Pressure”. Sebaliknya, jika harga ditutup yang posisinya selalu berada di bawah, berarti keadaan yang sedang terjadi adalah “Selling Pressure”.

Tampilan Indikator Stochastic


Stochastic Oscillator sendiri memiliki 2 jenis garis yang dinamakan garis %D dan %K. %D merupakan trigger line, yaitu rata-rata yang bergerak secara sederhana atau biasa disebut dengan simple moving average yang didapat dari %K. Sedangkan %K adalah garis yang menunjukkan posisi relatif. Selain itu, %K juga dapat menginformasikan mengenai harga closing pada range tertinggi dan terendah. Nilai %K dan %D memiliki batasan maksimal yaitu 100. Sedangkan batasan minimal %D dan %K adalah 0.

Dari nilai batasan pada %D dan %K, dapat kita lihat bahwa angka yang dihasikan dari perhitungan akan selalu dalam keadaan konstan. Fakta ini menunjukkan bahwa fungsi Stochastic Oscillator adalah sebagai pemberi informasi tentang kondisi overbought dan oversold.

Demikian ulasan singkat mengenai salah satu indikator forex, Stochastic Oscillator yang dapat menambah wawasan anda. Semoga bisa memberi banyak manfaat.
Description: Indikator Stochastic Rating: 4.5 Reviewer: minus - ItemReviewed: Indikator Stochastic

Indikator Moving Average Convergent Divergent (MACD)

Respons: 0 comments
 Moving Average Convergent Divergent ( MACD) adalah indikator forex yang terkenal akan kesederhanaan dan tingkat reabilitasnya yang sangat baik. Istilah Moving Average Convergent Divergent biasa disingkat oleh masyarakat menjadi MACD. Awalnya, indikator ini digunakan untuk menganalisis perubahan siklus trend yang sedang terjadi. Pada saat itu, MACD mampu menganalisis perubahan arah siklus trend dalam skala harian hingga mingguan. Untuk mengetahui kondisi overbought dan oversold, MACD dilengkapi dengan dua Exponential Moving Average atau biasa disebut “EMA”.
Indikator MACD untuk MT4

Angka pada Moving Average Convergent Divergent tidak dibatasi. Hal ini tentu berbeda dengan indikator stockhastic Oscillator yang memiliki angka batasan yaitu 30 hingga 70.

MACD memiliki 2 garis dimana garis pertama adalah MACD Line. MACD Line adalah garis yang menunjukkan hasil dari pengurangan antara Exponential Moving Average 26 dengan Exponential Moving Average 16. Pada tampilan grafik, garis ini akan berwujud lebih tebal dibandingkan garis yang lain. Kemudian garis yang kedua disebut trigger line. Trigger line diambil dari EMA 9 dan biasa digambarkan dengan garis tipis.

Karena MACD Line terbentuk dari selisih 2 EMA, maka garis yang terbentuk akan memiliki 2 kemungkinan yaitu positif dan negatif. Jika positif, berarti keadaan yang terjadi adalah Bullish dan sebaliknya, jika negatif berarti keadaan yang terjadi adalah bearish.


Demikian ulasan mengenai Moving Average Convergen Divergen yang dapat menambah wawasan anda. Semoga bermanfaat !
Description: Indikator Moving Average Convergent Divergent (MACD) Rating: 4.5 Reviewer: minus - ItemReviewed: Indikator Moving Average Convergent Divergent (MACD)

Apa Itu Risk Management ?

Respons: 2 comments
Risk management atau Manajemen risiko merupakan prasyarat penting tetapi sering diabaikan untuk perdagangan aktif sukses. Setelah semua, seorang trader yang telah menghasilkan keuntungan besar selama transaksinya, namun bisa juga kehilangan semuanya hanya dalam satu atau dua perdagangan buruk jika manajemen risiko yang tepat tidak digunakan. Artikel ini akan membahas Apa itu Risk Management dan beberapa strategi sederhana yang dapat digunakan untuk melindungi keuntungan perdagangan Anda.

Apa itu risk management

Perencanaan Transaksi Anda

Stop-loss (S / L) dan take-profit (T / P) poin mewakili dua cara utama di mana pedagang dapat merencanakan ke depan ketika melakukan trading. Pedagang sukses tahu berapa harga yang mereka akan membeli dan berapa harga yang mereka bersedia untuk menjual, dan mereka mengukur pendapatan yang dihasilkan terhadap kemungkinan stok terburuk tujuan mereka. Jika pendapatan disesuaikan cukup tinggi, maka mereka melakukan perdagangan. Jadi semua terukur dengan rapi.

Sebaliknya, pedagang berhasil sering melakukan perdagangan tanpa memiliki gagasan tentang titik-titik di mana mereka akan menjual dengan keuntungan atau kerugian. Seperti penjudi yang beruntun beruntung atau tidak beruntung, emosi mulai mengambil alih dan mendikte perdagangan mereka. Kerugian sering memprovokasi orang untuk bertahan dan berharap untuk membuat uang mereka kembali, sementara keuntungan sering menarik pedagang untuk tidak berhati-hati bertahan untuk keuntungan lebih.

Stop-Loss dan Take-Profit Poin

Sebuah titik stop-loss adalah harga dimana trader akan menjual saham dan mengambil kerugian pada perdagangan. Seringkali ini terjadi ketika perdagangan tidak berjalan dengan cara yang diharapkan. Poin-poin yang dirancang untuk mencegah "itu akan kembali" mentalitas dan batas kerugian sebelum mereka meningkat. Sebagai contoh, jika saham di bawah level support kunci, pedagang sering menjual sesegera mungkin.

Di sisi lain meja, titik take-profit adalah harga dimana trader akan menjual saham dan mengambil keuntungan pada perdagangan. Misalnya, jika saham mendekati level resistance kunci setelah pindah besar ke atas, trader mungkin ingin menjual sebelum periode konsolidasi terjadi.

Cara Efektif Set Stop-Loss Poin

1.       Mengatur stop-loss dan titik take-profit sering dilakukan dengan menggunakan analisis teknis, tetapi analisis fundamental juga dapat memainkan peran kunci dalam waktu. Misalnya, jika seorang trader memegang saham menjelang mendapatkan keuntungan, ia mungkin ingin menjual sebelum berita hits pasar.

2.   Moving average merupakan cara yang paling populer untuk mengatur titik-titik ini, karena mereka mudah untuk menghitung dan secara luas dilacak oleh pasar. Key moving average termasuk lima, sembilan, 20-, 50-, 100 dan 200 hari rata-rata. Ini adalah terbaik yang ditetapkan untuk grafik saham dan menentukan apakah harga saham telah bereaksi terhadap mereka di masa lalu baik sebagai support atau resistance.

3.      Banyak cara lain untuk menempatkan stop-loss atau take-profit pada support atau resistance dari garis trend. Ini dapat ditarik dengan menghubungkan tertinggi sebelumnya atau terendah yang terjadi pada volume atas rata-rata yang signifikan. Sama seperti moving averages, kuncinya adalah menentukan tingkat di mana harga bereaksi terhadap trendlines, dan tentu saja, dengan volume tinggi.

Saat mengatur titik-titik ini, berikut adalah beberapa pertimbangan utama:

1.       Gunakan jangka panjang rata-rata bergerak untuk saham lebih stabil untuk mengurangi kemungkinan bahwa harga ayunan berarti akan memicu stop-loss order akan dieksekusi. Sesuaikan rata-rata bergerak untuk mencocokkan rentang target harga; misalnya, target harus menggunakan moving average yang lebih besar untuk mengurangi jumlah sinyal yang dihasilkan.

3.      Stoploss tidak boleh lebih dekat dari 1,5 kali arus tinggi ke rendah (volatilitas).
4.      Sesuaikan stop loss sesuai dengan volatilitas pasar; jika harga saham tidak bergerak terlalu banyak, maka poin stop-loss dapat diperketat.
5.      Gunakan peristiwa fundamental yang berefek besar terhadap market, seperti rilis suku bunga, sebagai periode waktu kunci untuk masuk atau keluar dari perdagangan ditinjau dari segi volatilitas dan ketidakpastian yang  dapat meningkat secara drastis.

Menghitung Expected Return

Mengatur stop-loss dan take-profit poin juga diperlukan untuk menghitung return yang diharapkan. Pentingnya perhitungan ini tidak dapat dilebih-lebihkan, karena memaksa pedagang untuk memikirkan dan merasionalisasi perdagangan mereka. Selain itu, memberikan mereka cara yang sistematis untuk membandingkan berbagai perdagangan dan hanya memilih yang paling menguntungkan.

Hal ini dapat dihitung dengan menggunakan rumus berikut:

[(Probability of Gain) x (Take Profit% Gain)] + [(Probability of Loss) x (Stop Loss% Loss)]

Hasil perhitungan ini adalah pengembalian yang diharapkan untuk pedagang aktif, yang kemudian akan mengukur peluang lain untuk menentukan saham untuk berdagang. Kemungkinan keuntungan atau kerugian dapat dihitung dengan menggunakan sejarah dari level support atau resistance; atau untuk pedagang berpengalaman, dengan membuat tebakan.

The Bottom Line
Pedagang harus selalu tahu kapan mereka berencana untuk masuk atau keluar perdagangan sebelum mereka mengeksekusi. Dengan menggunakan stoploss efektif, trader dapat meminimalkan tidak hanya kerugian, tetapi juga berapa kali perdagangan yang keluar sia-sia.

Demikianlah penjelasan kami trentang apa itu riskmanagement dan strategi yang dapat digunakan dalam menerapkan risk management yang baik dalam forex , semoga artikel ini bermanfaat untuk bagi Anda.
Description: Apa Itu Risk Management ? Rating: 4.5 Reviewer: minus - ItemReviewed: Apa Itu Risk Management ?

Apa itu Money Management ?

Respons: 1 comments
Apa itu money managementSalah satu Kunci utama kesuksesan trader forex bukan hanya ditentukan oleh keahlian yang cukup mumpuni terkait sistem, namun juga ditentukan pada Money Management. Dan sebaliknya, walaupun trader hanya memiliki sistem trading yang sederhana, namun jika Money Management trader bagus, maka peluang untuk mendapatkan predikat pemenang akan jauh lebih besar. Trading System tanpa Money Management = SALAH BESAR.

Tujuan Money Management:
tujuan utama Money Management adalah mencegah kerugian begitu besar. Sederhananya, money management menjaga agar trader tetap bisa bertahan setelah mengalami kerugian. Tanpa Money Management yang baik, kerugian tersebut akan cukup untuk membuat finansial anda ludes tak tersisa.

Money Management
juga bertujuan agar trader menjadi pemenang dalam jangka panjang. Apapun yang terjadi pada trading anda, loss atau profit, tetapi dalam jangka panjang trader akan tetap sebagai pemenang. Contohnya, jika trader mempunyai Money Management yang baik, walaupun trader Loss 3-5 kali berturut-turut, trader masih tetap bisa eksis dan dapat menggantikan kekalahan tersebut dengan 2 atau 3 kemenangan. Sederhananya, Money Management yang baik melindungi aset trader dan memberi profit dalam jangka panjang. 
Berikut ini Step by step Money Management yang baik:
1.       Tentukan berapa banyak dana yang akan ditransaksikan
Gunakan sejumlah finansial dimana jika anda kehilangan semuanya sekalipun itu tidak akan mengganggu rumah tangga finansial anda.
2.      Tentukan margin yang digunakan pada setiap trading
Misalnya menggunakan 10% dari total dana
setiap kali trading. Jika tersedia dana $100, maka gunakan margin sebesar $10 di setiap trading.

3.      Tentukan dana yang diresikokan pada setiap trading
Jumlah yang diresikokan di setiap trading akan menentukan kekokohan financial account anda. Dan disarankan trader hanya meresikokan 1/5 dari margin dana. Contoh, Trader meresikokan 20% dari modal yang digunakan dalam setiap trading. Dengan kata lain, jika total dana $1,000 dan per trading Anda gunakan modal $100, maka trader  meresikokan 20% dari $100 yaitu $20. Jasi setiap trading hanya diresikokan 2% dari total dana.
4.      Tentukan berapa jumlah posisi trading yang di lakukan pada saat bersamaan.
Melakukan trading scara bersamaan berarti menambah resiko, tetapi juga berarti menambah peluang profit. Contoh, trader membatasi hanya transaksi 3 trading dalam waktu sekaligus. Dengan begitu, trader menggunakan resiko sebesar 6% dari total dana. Kemudian seorang trader seharusnya melakukan transaksi lagi ketika setelah satu atau dua posisi sudah closed.
5.      Tentukan rasio Risk : Reward anda
ini adalah bagian terpenting dalam Money Management. Tentukan dulu berapa rasio antara Profit dan Loss yang diinginkan yang bersedia diresikokan. Rasio ini juga disebut dengan Risk:Reward. Contoh, jika trader menentukan Risk:Reward sebesar 1 : 2, maka ini berarti setiap 1 nilai yang diresikokan trader mengharap 2 profit.  
6.      Tentukan persen kekalahan yang disanggupi dalam sehari.
Jika
rader loss lebih dari 20% dari total dana dalam sehari, maka sebaiknya berhenti dari trading pada hari tersebut. Ini perlu dilakukan supaya trader bisa berpikir lebih jernih di hari berikutnya. Ini sangat terkait dengan faktor psikologis yang sangat menentukan keberhasilan seseorang trader.

Semoga artikel singkat tentang apa itu moneymanagement ini bisa memberikan gambaran seorang trader dalam memainkan dana investasinya untuk mendapatkan gelar pemenang dalam jangka panjang.
Description: Apa itu Money Management ? Rating: 4.5 Reviewer: minus - ItemReviewed: Apa itu Money Management ?

Tutorial Instalasi MetaTrader Untuk Android

Respons: 3 comments
Nikmati kenyamanan yang luar biasa dari perdagangan Forex dengan Metatrader di genggaman anda yakni di perangkat Android. Perdagangan Forex sangat efisien dilakukan melalui Metatrader untuk Android.

Para trader dapat menikmati satu set perintah perdagangan secara lengkap, grafik interaktif, sejarah perdagangan dan berbagai perangkat pendukung.  semuanya terdapat dalam MetaTrader untuk Android. Dimanapun Anda berada(selama ada sinyal untuk Android) dan apa pun yang Anda lakukan, Forex akan selalu dalam pantauan Anda!



Cara Instalasi metatrader untuk android adalah sebagai berikut:
1.       Menuju ke Google PlayStore
(Kalau anda pengguna android anda sudah familier denagnistilah Google Playstore) Sentuh ikon PlayStore untuk belanja.
2.      Lakukan pencarian keyword Metatrader
Ketik keyword “Metatrader″ di kolom pencarian, store akan secara otomatis mencari aplikasi android Metatrader.
3.      Mencari Metatrader yang sesuai

Sentuh salah satu aplikasi metatrader dari beberapa aplikasi hasil pencarian tersebut.

4.      Download Aplikasi
Sentuh tombol Install kemudian sentuh tombol accept and download untuk mengunduh aplikasi.
5.      Menunggu aplikasi selesai didownload
Tunggu sampai aplikasi selesai terdownload dan terinstal secara otomatis.
6.      Jalankan aplikasi
Setelah Metatrader untuk Android terinstall dengan benar, Anda bisa membuka dengan membuat akun baru atau masuk dengan akun lama anda.
7.      Cari server Broker Anda
Masukkan nama server, kemudian pilih real atau demo server.
8.     Masuk ke akun Anda
Masukkan login dan password anda untuk masuk ke akun.
9.      Nikmati Metatrader Anda
lakukan semua langkahnya dengan benar, dan nikmati aplikasi perdagangan Metatrader di perangkat Android Anda.
Demikianlah Tutorial Instalasi Metatrader Untuk Android anda, semoga bermanfaat.


Description: Tutorial Instalasi MetaTrader Untuk Android Rating: 4.5 Reviewer: minus - ItemReviewed: Tutorial Instalasi MetaTrader Untuk Android

Copyright © Jual Sepatu Kickers Original dan Replika Indonesia Online

Kebijakan Privasi - Sanggahan Sponsored By: Minus Group